Pelajar Manajemen Rekayasa Industri Institut Teknologi Bandung. Exchange student at Manufacturing Mangement Universiti Teknikal Malaysia. Passionate Learner. Public Speaker. Pejuang #MahasiswaBanten.


expanding my mind followers

 

Toyota gets outstanding results with average people working in brilliant systems while most other companies get medicore result by hiring brilliant people to fight their way through broken systems. Imagine if your company combines the brilliant people with brilliant system.

Tara Putri Paramitha 

What is Passion?

A nice reading about differences between passion and hobby :)

Baru kali ini dapet hadiah dri dosen karena nilsi quiz yg bagus :D

Baru kali ini dapet hadiah dri dosen karena nilsi quiz yg bagus :D

Boyband PPI UM :p – View on Path.

Boyband PPI UM :p – View on Path.

Universiti Malaya! :D – View on Path.

Universiti Malaya! :D – View on Path.

Only once in your life, I truly believe, you find someone who can completely turn your world around. You tell them things that you’ve never shared with another soul and they absorb everything you say and actually want to hear more. You share hopes for the future, dreams that will never come true, goals that were never achieved and the many disappointments life has thrown at you. When something wonderful happens, you can’t wait to tell them about it, knowing they will share in your excitement. They are not embarrassed to cry with you when you are hurting or laugh with you when you make a fool of yourself. Never do they hurt your feelings or make you feel like you are not good enough, but rather they build you up and show you the things about yourself that make you special and even beautiful. There is never any pressure, jealousy or competition but only a quiet calmness when they are around. You can be yourself and not worry about what they will think of you because they love you for who you are. The things that seem insignificant to most people such as a note, song or walk become invaluable treasures kept safe in your heart to cherish forever. Memories of your childhood come back and are so clear and vivid it’s like being young again. Colours seem brighter and more brilliant. Laughter seems part of daily life where before it was infrequent or didn’t exist at all. A phone call or two during the day helps to get you through a long day’s work and always brings a smile to your face. In their presence, there’s no need for continuous conversation, but you find you’re quite content in just having them nearby. Things that never interested you before become fascinating because you know they are important to this person who is so special to you. You think of this person on every occasion and in everything you do. Simple things bring them to mind like a pale blue sky, gentle wind or even a storm cloud on the horizon. You open your heart knowing that there’s a chance it may be broken one day and in opening your heart, you experience a love and joy that you never dreamed possible. You find that being vulnerable is the only way to allow your heart to feel true pleasure that’s so real it scares you. You find strength in knowing you have a true friend and possibly a soul mate who will remain loyal to the end. Life seems completely different, exciting and worthwhile. Your only hope and security is in knowing that they are a part of your life.

Bob Marley

Short trip, long story :) with Tara and Zahrina – View on Path.

Short trip, long story :) with Tara and Zahrina – View on Path.

islamicthinking:



But perhaps you hate a thing and it is good for you; and perhaps you love a thing and it is bad for you. And Allah knows, while you know not [2:216]



Ayat favorit saya, selalu melihat kesini saat sedang tidak mendapat apa yg diinginkan :)

islamicthinking:

But perhaps you hate a thing and it is good for you; and perhaps you love a thing and it is bad for you. And Allah knows, while you know not [2:216]

Ayat favorit saya, selalu melihat kesini saat sedang tidak mendapat apa yg diinginkan :)

(Source: islamic-art-and-quotes)

Feeling

Tulisan favorit saya dari @putrichita

Sumber: http://mputpatput.blogspot.com/2012/09/apa-semudah-itu-perasaan-ditinggalkan.html#comment-form

—-

Apa semudah itu perasaan ditinggalkan lalu berlabuh lagi dengan yang lain?

Seperti anak kecil yang kehilangan mainan mobil kesayangannya yang sudah bertahun-tahun, kemudian diganti baru lagi oleh orangtuanya, dan dia melupakan mainan mobil kesayangannya itu.

Apa seperti itu?

Atau, seperti ini…

Apa kamu tau film animasi Toy Story3 ? Dimana anak laki-laki bernama Andy, dia sangat menghargai dan bertanggungjawab dengan mainannya.

Itu mainan. Sebuah benda.

Ini, sebuah perasaan. Manusia.

 

Mana yang paling mendekatimu?

Ketika kamu jatuh cinta nanti…

Jatuh cintalah dengan baik

Jatuh cintalah ketika kamu sudah melepas perasaan itu,

Melepas perasaan di masa lalu itu

Ketika kamu menghargainya

Menghargai sebuah perasaan

Yang pernah menjadi bagian dari hidupmu

 

Kali ini..

Jatuh cintalah dengan orang yang tepat

Bukan karena ingin mengumpat

Gegerkalong hilir, kamar B2

Putri

—-

Mungkin cukup menggambarkan perasaan saya saat ini, karena saya ingin jatuh cinta dengan orang yang tepat bukan karena ingin mengumpat :)

mangibam:

FIM (Forum Indonesia Muda) adalah sebuah forum independen yang beranggotakan pemuda dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi maupun organisasi kepemudaan di Indonesia, dari Aceh sampai Papua, bahkan yang sedang berada di luar negeri.Setelah sukses menyelenggarakan Leadership & Life Skill Training, untuk empat belas angkatan, tahun ini FIM kembali mengadakan pelatihan untuk angkatan ke-15. FIM 14 dengan teman ‘Kolaborasi Karya Untuk Negeri’ akan diselenggarakan pada tanggal 2 – 5 Mei 2013 di Jakarta.Pendaftaran dibuka antara tanggal 4 Maret – 4 April 2013. Berkas peserta akan diseleksi sesuai prosedur, untuk memenuhi kapasitas peserta FIM 14 sebanyak 120 orang, dengan batas usia 18-30 tahun. Peserta terpilih akan diumumkan pada tanggal 15 April 2013.Jadilah SATU dari 120 orang Pemuda Indonesia TERPILIH di Forum Indonesia Muda 14!Link Pendaftaran: http://portal.forumindonesiamuda.org/Informasi lebih lanjut soal FIM dapat dilihat di forumindonesiamuda.org, Twitter FIM @fimnewsPemuda Indonesia! Aku Untuk Bangsaku!

Ayo ikutan! Ga akan nyesel!
Kesempatan bertemu pemuda pemudi dari seluruh Indonesia :D

mangibam:

FIM (Forum Indonesia Muda) adalah sebuah forum independen yang beranggotakan pemuda dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi maupun organisasi kepemudaan di Indonesia, dari Aceh sampai Papua, bahkan yang sedang berada di luar negeri.

Setelah sukses menyelenggarakan Leadership & Life Skill Training, untuk empat belas angkatan, tahun ini FIM kembali mengadakan pelatihan untuk angkatan ke-15. FIM 14 dengan teman ‘Kolaborasi Karya Untuk Negeri’ akan diselenggarakan pada tanggal 2 – 5 Mei 2013 di Jakarta.

Pendaftaran dibuka antara tanggal 4 Maret – 4 April 2013. Berkas peserta akan diseleksi sesuai prosedur, untuk memenuhi kapasitas peserta FIM 14 sebanyak 120 orang, dengan batas usia 18-30 tahun. Peserta terpilih akan diumumkan pada tanggal 15 April 2013.

Jadilah SATU dari 120 orang Pemuda Indonesia TERPILIH di Forum Indonesia Muda 14!

Link Pendaftaran: http://portal.forumindonesiamuda.org/

Informasi lebih lanjut soal FIM dapat dilihat di forumindonesiamuda.org, Twitter FIM @fimnews

Pemuda Indonesia! Aku Untuk Bangsaku!

Ayo ikutan! Ga akan nyesel!

Kesempatan bertemu pemuda pemudi dari seluruh Indonesia :D

ghaidaaaas asked
haha, baiklah... kehidupan jadi anak MRI tuh gimana sih ka? kepo ._.

Sebenernya kehidupan kita sama kayak mahasiswa lainnya, tapi so far temen-teman kelas saya mayoritas emang masuk MRI karena suka bidang MRI, bayangin aja sampe mau masuk jurusan yg masih ga jelas juntrungannya di masa depan, hehehe :D

Nah karena temen2 sekelas saya kayak gitu, jadi bawaannya seneng aja. Tugas ga dibawa beban, kuliah juga emang menarik. Jumlah mahasiswa juga cuma 50an, kita jadi ngapa2in bareng, punya keluarga baru lah.

Jadi emang menjalani sesuatu yg kita sukai itu emang paling seru :D

Tapi ya namanya ITB, emang harus siap sama tugas banyak. Selama tugas nya ga di anggap beban, tugas bukan masalah sih, hehe :)

ghaidaaaas asked
halo ka, tadi saya baru aja baca post kaka di masukitb tentang sukses snmptn. dan saya jadi dapet motivasi buat lebih giat belajar lagi. nah,waktu saya lihat yang nulis ternyata anak FTI, waaah saya seneng banget tuh, saya pengen banget masuk sana, dan pas tadi saya follow kaka terus baca bio ternyata kaka anak MRI, makin seneng lagi... izin follow tumblr kaka ya, boleh kan kali-kali nanya seputar MRI? soalnya saya pengen banget bisa masuk jurusan ini. hehe :D

Mangga di follow tumblrnya :)
Kalo saya bisa jawab, dengan senang hati akan saya jawab :D 

Surat kepada Para Pemimpin Indonesia Masa Depan - HANDRY SATRIAGO

annisamienda:

Jakarta, 9 July 2012

Kepada para pemimpin Indonesia masa depan

Di manapun Anda berada

Di dunia yang semakin global

Saat saya menulis surat ini kepada Anda, dunia yang saya huni ini mampu membuat 112 buah mobil dalam 1 menit, menerbangkan orang non-stop dari Singapura ke New York dalam 18 jam, dan menghasilkan produk “Made in The World” seperti celana jeans yg saya pakai sekarang. Karena, walaupun saya beli di Bandung dan berlabelkan “Made in Indonesia”, celana ini melibatkan lebih dari 15 negara dalam value chain pembuatannya.

Malam ini, ketika surat ini saya ketik dengan komputer yang mampu mengumpulkan 411 juta informasi dalam 0.23 detik untuk pencarian kata “leadership”, saya membayangkan keterbatasan mencari pengatahuan yg dihadapi ayah saya, saat mimpinya untuk sekolah sirna karena perang yang berkecamuk. Saya memikirkan daya apa yang dimilikinya, sehingga dia berani mendobrak keterbatasannya dengan merantau dan berjibaku untuk survive di berbagai kota di Sumatera hingga akhirnya sampai di Jakarta, Tidakkah dia takut dengan keterbatasannya?

Usianya baru 15 tahun saat itu, dan hidup tidak berjalan seperti yang dia inginkan.

Saya juga terkenang dengan peristiwa mengerikan yang saya hadapi sendiri pada tahun 1987, ketika saya tiba-tiba divonis menderita kanker lymphoma non-hodkin- kanker kelenjar getah bening, yang tumbuh di medulla spinalis sayadanmerusaknya sedemikian rupa sampai saya kehilangan kemampuan untuk berjalan.  Bulan-bulan yang melelahkan karena harus berobat ke sana ke mari, dan akhirnya berujung kepada keharusan menjalankan hidup dengan menggunakan kursi roda.  Saya ingat betul betapa takutnya saya untuk menjalani hidup saat itu. Keterbatasan menghadang di banyak hal.

Usia saya baru 17 tahun waktu itu, dan hidup berjalan jauh dari yang saya harapkan.

Apa yang bisa dilakukan ketika keterbatasan seakan menjelma menjadi tembok besar dan ketakutan adalah anak panah berapi yang terus dilontarkan kepada kita sehingga kita tidak berani maju dan terus mundur? 

Saya, dan mungkin juga ayah saya waktu itu, memulainya dengan menerima kenyataan.  Menerima bahwa jalan tidak lagi mulus, bahwa lapangan pertempuran saya jelek, dan amunisi saya tidak lengkap. “Reality bites” kata orang.  Betul itu.  Tapi menerima “gigitan” itu berguna untuk membuat kita mampu menyusun strategi baru.   Menghindarinya atau lari darinya justru membuat kita terlena mengasihani diri kita terus-menerus dan menenggelamkan kemampuan kita untuk dapat melawan balik.

Kemudian saya mengumpulkan kembali puing-puing mimpi saya.  Tidak! Mimpi tidak akan pernah mati. Manusia bisa dibungkam, dilumpuhkan, bahkan dibunuh, tapi mimpi tetap akan hidup.  Ketika keterbatasan dan ketakutan melanda, mimpi kita mungkin pecah, runtuh, dan berserakan, tapi tidak akan hilang.  Dengan usaha keras, kita bisa menyusunnya kembali, dan ketika mimpi telah kembali utuh, ia akan hidup, menyala, dan memberikan cahaya  terhadap pilihan jalan yang akan ditempuh untuk mewujudkannya.

Dua puluh enam tahun menjalani kehidupan dengan kursi roda membuat saya semakin yakin bahwa Yang Maha Kuasa memang telah menciptakan kita untuk menjadi makhluk yang paling tinggi kemampuan survival nya di muka bumi ini.  Kita diberikan rasa takut, yang merupakan mekanisme primitif yang dimiliki organisme untuk survive, yaitu keinginan untuk lari dari ancaman, atau… melawannya!.  Ketika pilihannya adalah melawan, maka perangkat perang telah disiapkanNya untuk kita. Perangkat itu terwujud dalam kemampuan bouncing back—daya pantul,  yang jika digunakan mampu membuat kita memantul tinggi ketika kita dihempaskan ke tanah.  Kitalah yang bisa membuat daya pantul itu bekerja.  Jika kita tak ingin melawan, perangkat perang tersebut bahkan tidak akan hadir.

Berpuluh kali, atau beratus kali atau mungkin beribu kali saya diserang rasa takut ketika menjalani kehidupan dengan kursi roda ini.  Ketika membuat pilihan kembali ke sekolah, ketika menyeret kaki untuk menaiki tangga bioskop agar bisa menemani wanita pujaan menonton, ketika memutuskan untuk kuliah, ketika menghadapi 4 lantai untuk bisa praktikum kuliah, ketika harus menjalani kemoterapi, ketika memulai bekerja, ketika naik pesawat, ketika akhirnya bisa ke luar negeri, ketika melamar calon istri, ketika mulai bekerja di GE yang penuh dengan orang asing, ketika menerima tawaran untuk mempimpin GE di Indonesia….Saya takut. Tembok besar berdiri tegak, angkuh, dan ribuan panah berapi menghujami saya.

Namun seiring dengan rasa takut yang timbul tersebut, mimpi saya untuk dapat menjalankan dan menikmati hidup menerangi jalan yang ingin saya tempuh.  Dan ketika perangkat perang—semangat untuk memantul, saya gunakan, saya seakan menjelma menjadi jenderal yang siap perang, yang didukung oleh ribuan pasukan—keluarga, teman, bahkan orang yang tak dikenal,  yang tiba-tiba hadir karena mereka percaya terhadap keyakinan saya.  Saya maju berperang, dengan keyakinan bahwa peperanganlah yang harus saya jalani, saya nikmati.  Hasil peperangan sendiri tidaklah terlalu penting, karena kalaupun kalah, toh saya akan berperang lagi.  Kalau mati, saya akan mengakhiri perang dengan senyum, karena saya tahu saya telah berjuang dengan sebaik-baiknya.  Sang Pencipta lah yang pada akhirnya memilihkan hasil dari perjuangan kita.

Menjadi pemimpin bermula dari memimpin diri sendiri.  Mewujudkan mimpi yang ingin dicapai.  Tidak perlu membayar orang untuk menjadi pengikut.  Jika mereka melihat anda dengan penuh keyakinan berani mempimpin diri anda sendiri, mereka akan mengikuti dan membantu anda dengan tulus, serta percaya pada kepemimpinan anda.

Saat saya menulis surat ini kepada Anda, dunia tempat saya hidup sekarang ini menghasilkan pendapatan kotor setahun $70 triliun.  Sekitar 40% dari pendapatan dunia tersebut dihasilkan oleh 500 korporasi terbesar dunia, dan tidak ada satu pun yang berasal dari negara kita (133 dari Amerika Serikat, 79 dari China, 8 dari India). Terdapat sekurangnya 136 negara yang berkompetisi di dunia ini untuk mendapatkan keuntungan terbanyak dari proses ekonomi global, dan daya saing Indonesia terukur pada ranking 46.  Singkat kata, kita masih belum menjadi pemeran utama di panggung dunia yang tak berhenti mengglobal.

Pekerjaan rumah anda sebagai pemimpin Indonesia tidaklah mudah.  Tidak berarti, tembok besar dan ribuan panah api bisa menghentikan langkah anda untuk berperang.

Salam,

Handry Satriago

kuntawiaji:

Don’t take life seriously since we are really temporary here.

Teguran buat saya..

kuntawiaji:

Don’t take life seriously since we are really temporary here.

Teguran buat saya..

(Source: akhirulsyah)